Tahun 2016 Nokia Akan Kembali Berbisnis Smartphone??
By
Edo Chrisnado |

Masih ingat
Microsoft membeli Nokia dengan harga Rp 72 trilyun
pada tahun 2013? Dengan harga yang fantastis, Microsoft mendapatkan
semua bisnis perangkat dan layanan Nokia, serta paten Nokia. Selama
beberapa bulan Microsoft dan Nokia terus merilis device Lumia yang masih
menggunakan merek Nokia. Kemudian minggu ini Microsoft telah merilis
device pertama dengan mereknya sendiri,
Lumia 535. Lalu bagaimana dengan nasib Nokia? Apakah ia masih akan merilis smartphone Lumia?
Setelah
Microsoft menyelesaikan proses akuisisi
device dan service Nokia awal tahun ini, lisensi merek Nokia dapat
digunakan Lumia selamat delapan belas bulan dan sepuluh tahun untuk
ponsel murah. Namun dari perjanjian tersebut tidak ada yang mengakatan
bahwa lisensi merek Nokia tidak dapat digunakan produsen lain. Untuk itu
kemungkinan Nokia merilis smartphone dengan perusahaan lain bukanlah
hal yang mustahil.
CEO Nokia, Rajeev Suri, mengatakan di event Capital Market Day 2014,
merek Nokia akan kembali ke dunia konsumen. Saat ini Nokia sedang fokus
pada bisnis dan layanan industri mobile, seperti jaringan infrastruktur,
R&D dan HERE mapping platform.

Selain itu yang perlu kita perhatikan di slide yang ditampilkan pada
acara tersebut adalah lisensi Nokia untuk merek Nokia dapat digunakan
lagi dari Q4 2016 dan untuk device lain sudah bisa dilakukan. Artinya
merek Nokia bisa digunakan atau dirilis oleh produsen lain dengan
menggunakan logo Nokia. Device lain yang dimaksudkan disini contohnya
seperti kamera digital, TV Android, atau sebagainya yang dibuat oleh
produsen lain atas nama Nokia.
Jadi mungkin saja Nokia merilis smartphone lagi tapi bukan dibuat
oleh mereka sendiri melainkan produsen lain. Dengan kata lain, tidak
akan ada lagi smartphone yang benar-benar asli dari Nokia. Ini seperti
perusahaan Foxconn, sebuah perusahaan yang membuat komponen elektronik
untuk device seperti iPhone dari Apple.
Sumber : Winpoin.com